Peraturan ‘Ibadah Haji Hanya Sekali’ Diperkirakan Mulai Berlaku Tahun 2016

Masjid HaramSejumlah anggota Komisi VIII DPR mendukung pembatasan dalam beribadah haji hanya satu kali diberlakukan mulai musim haji 2016 mendatang.

“DPR dengan pemerintah (Menag) sudah satu kesepakatan dengan kebijakan itu,” kata pimpinan rombongan Komisi VIII DPR Prof Hamka Haq, Sabtu (22/8).

Di sela kunjungan bersama belasan anggota Komisi VIII DPR ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya, ia menjelaskan kesepakatan itu masih dalam proses untuk menjadi peraturan.

“Itu karena kalau tahun ini memang sudah tidak mungkin, tapi tahun depan (2016) sudah bisa. Mungkin diberlakukan dengan PP (Peraturan Pemerintah) atau Permenag (Peraturan Menteri Agama),” kata politisi PDI Perjuangan itu.

Ditanya kesepakatan yang dimaksud, ia mengatakan orang yang pernah haji tidak boleh menunaikan ibadah haji kedua hingga sepuluh tahun.

“Jadi, kalau mau naik haji lagi harus menunggu 10 tahun lagi. Kami kira, hal itu akan berpengaruh signifikan untuk mengurangi antrean pendaftar haji di Tanah Air,” katanya.

Selain itu, pihaknya berharap calon haji dari kalangan lanjut usia juga harus ditingkatkan hingga 10 persen. “Kalau sekarang masih lima persen yang lanjut usia,” katnya.

Senada dengan itu, anggota Komisi VIII DPR lainnya, Hidayat Nurwahid mengakui kesepakatan DPR dengan pemerintah soal haji itu sudah final dan pemerintah harus menjalankan.

“Secara kebijakan sudah clear, tinggal aplikasi di atas kertas. Mungkin pemerintah bisa memasukkan dalam PP atau Permenag, nanti DPR akan menggodok RUU Haji,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Daftar Haji Pakai Sidik Jari

Kementerian Agama akan memberlakukan prosedur baru dalam pendaftaran haji untuk tahun 2016. Prosedur itu adalah penggunaan sistem sidik jari.

“Mudah-mudahan sistem ini efektif dapat diberlakukan 1 Januari 2016 nanti,” kata Kasubdit Pendaftaran Haji, Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri, Kementerian Agama, M. Noer Alya Fitra, Selasa, 21 April 2015.

Fitra menjelaskan tujuan diterapkannya sistem ini sebagai implikasi dari peraturan berhaji satu kali. Dengan demikian hal ini akan memudahkan untuk membatasi jemaah yang telah berhaji dan memprioritaskan bagi yang belum pernah melaksanakan ibadah haji.

“Jadi kalau yang sudah haji otomatis akan terekam dan ditandai di komputer tidak boleh berangkat haji lagi, sampai waktu tertentu yang ditentukan dalam Peraturan Menteri Agama nanti,” katanya.

Ditambahkan Fitra, kebijakan ini tinggal menunggu payung hukum Peraturan Menteri Agama (PMA) dan ditargetkan berlaku efektif pada 1 Januari 2016.

Source: Dari Berbagai Sumber

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: